10 Prosesor yang Bagus untuk Desain Grafis

Memilih prosesor yang bagus untuk desain grafis terkadang menjadi hal yang cukup membingungkan, apakah harus memilih Intel atau AMD? Berapa Core? dan masih banyak lagi aspek lainnya. Belum lagi kedua produsen besar ini tak henti-hentinya mengeluarkan prosesor terbaru yang semakin canggih.

Anda tentunya ingin mendapatkan prosesor terbaik sesuai dengan budget yang dikeluarkan, entah itu untuk merakit PC yang baru atau untuk upgrade yang sudah ada.

Untuk memudahkan Anda dalam menentukan pilihan, berikut ini kami berikan beberapa daftar prosesor yang bisa jadi bahan pertimbangan Anda.

Rekomendasi prosesor yang bagus untuk desain grafis tahun 2021

ProsesorHargaClock SpeedCoresThreads
AMD Ryzen 9 3900x6 jutaan3,8 – 4,6GHz1224
AMD Ryzen 9 3950X11 jutaan3,5 – 4.7GHz1632
Intel Core i9-9900K7 jutaan3,6 – 4,7GHz816
AMD Ryzen 7 3800X4,5 jutaan3,9 – 4,5GHz816
Intel Core i7-9700K5 jutaan3,6 – 4,9GHz88
AMD Ryzen 7 3700X4 jutaan3,6 – 4,4GHz816
Intel Core i5-9600K3 jutaan3,7 – 4,6GHz66
AMD Ryzen 5 36003 jutaan3,6 – 4,2GHz612
AMD Ryzen 5 2600X2,5 jutaan3,6 – 4,2GHz612
Intel Core i7-7920HQ3 jutaan3,10 – 4,10GHz48

1. AMD Ryzen 9 3900x

AMD RYZEN 9 3900X
  • Cores: 12
  • Threads: 24
  • Base Clock: 3.8GHz
  • Boost Clock: Up to 4.6GHz
  • L1 Cache: 768KB
  • L2 Cache: 6MB
  • L3 Cache: 64MB
  • Overclocking: Yes
  • Socket: AM4
  • Memory Support: DDR4, 3200MHz, Dual Channel
  • TDP: 105W

2. AMD Ryzen 9 3950X

AMD RYZEN 9 3950X

Cores: 16
Threads: 32
Base Clock: 3.5GHz
Boost Clock: Up to 4.7GHz
L1 Cache: 1MB
L2 Cache: 8MB
L3 Cache: 64MB
Overclocking: Yes
Socket: AM4
Memory Support: DDR4, 3200MHz, Dual Channel
TDP: 105W

3. Intel Core i9-9900K

INTEL 9th GEN CORE i9 9900K
  • Cores: 8
  • Threads: 16
  • Base Clock: 3.6 GHz
  • Boost Clock: 4.7 GHz
  • L3 Cache: 32 MB Total
  • Overclocking: YES
  • Socket: FCLGA1151
  • Built-in GPU: UHD 630
  • GPU Clock Speed: 1.20 GHz
  • PCIe Lanes: 16
  • Max Memory Size: Up to 128 GB
  • Memory Support: DDR4-2666 Dual Channel
  • TDP: 95 W

4. AMD Ryzen 7 3800X

AMD RYZEN 7 3800X
  • Cores: 8
  • Threads: 16
  • Base Clock: 3.9 GHz
  • Boost Clock: 4.5 GHz
  • L1 Cache: 32 KB per core
  • L2 Cache: 512 KB per core
  • L3 Cache: 32 MB Total
  • Overclocking: YES
  • Socket: AM4
  • PCIe Lanes: 24
  • Memory Support: DDR4-3200 Dual Channel
  • TDP: 105W

5. Intel Core i7-9700K

INTEL 9th GEN CORE i7 9700K
  • Cores: 8
  • Threads: 8
  • Base Clock: 3.6 GHz
  • Boost Clock: 4.9 GHz
  • L3 Cache: 12 MB Total
  • Overclocking: YES
  • Socket: FCLGA1151
  • Built-in GPU: UHD 630
  • GPU Clock Speed: 1.20 GHz
  • PCIe Lanes: 16
  • Max Memory Size: Up to 128 GB
  • Memory Support: DDR4-2666 Dual Channel
  • TDP: 95 W

6. AMD Ryzen 7 3700X

AMD RYZEN 7 3700X
  • Cores: 8
  • Threads: 16
  • Base Clock: 3.6 GHz
  • Boost Clock: 4.4 GHz
  • L1 Cache: 32 KB per core
  • L2 Cache: 512 KB per core
  • L3 Cache: 32 MB Total
  • Overclocking: YES
  • Socket: AM4
  • PCIe Lanes: 24
  • Memory Support: DDR4-3200 Dual Channel
  • TDP: 65W

7. Intel Core i5-9600K

INTEL 9th GEN CORE i5 9600K
  • Cores: 6
  • Threads: 6
  • Base Clock: 3.7 GHz
  • Boost Clock: 4.6 GHz
  • L3 Cache: 9 MB Total
  • Overclocking: YES
  • Socket: FCLGA1151
  • Built-in GPU: UHD 630
  • GPU Clock Speed: 1.15 GHz
  • PCIe Lanes: 16
  • Max Memory Size: Up to 128 GB
  • Memory Support: DDR4-2666 Dual Channel
  • TDP: 95 W

8. AMD Ryzen 5 3600

AMD RYZEN 5 3600
  • Cores: 6
  • Threads: 12
  • Base Clock: 3.6 GHz
  • Boost Clock: 4.2 GHz
  • L1 Cache: 32 KB per core
  • L2 Cache: 512 KB per core
  • L3 Cache: 32 MB Total
  • Overclocking: YES
  • Socket: AM4
  • PCIe Lanes: 24
  • Memory Support: DDR4-3200 Dual Channel
  • TDP: 65W

9. AMD Ryzen 5 2600X

AMD RYZEN 5 2600X
  • Cores: 6
  • Threads: 12
  • Base Clock: 3.6 GHz
  • Boost Clock: 4.2 GHz
  • L1 Cache: 32 KB per core
  • L2 Cache: 512 KB per core
  • L3 Cache: 16 MB Total
  • Overclocking: YES
  • Socket: AM4
  • PCIe Lanes: 24
  • Memory Support: DDR4-2933 Dual Channel
  • TDP: 95W

10. Intel Core i7-7920HQ

INTEL 9th GEN CORE i7 9700K
  • Cores: 4
  • Threads: 8
  • Base Clock: 3.10 GHz
  • Boost Clock: 4.10 GHz
  • L3 Cache: 8 MB
  • Overclocking: Yes
  • Socket: FCBGA1440
  • PCIe Lanes: 16
  • Memory Support: DDR4-2400, LPDDR3-2133, DDR3L-1600, Dual Channel
  • TDP: 45 W

Tips memilih prosesor yang bagus untuk desain grafis

Prosesor adalah bagian yang sangat penting dari sebuah komputer, semua proses yang berjalan pada sistem sangat bergantung dari instruksi yang diberikan oleh prosesor.

Dengan kata lain, performa komputer sangat ditentukan oleh prosesor yang digunakan baik itu untuk desain grafis, gaming, atau aktivitas lainnya.

Saat melakukan pekerjaan desain Anda mungkin akan membuka beberapa aplikasi desain, browser, email dan aplikasi lainnya secara bersamaan dan ini membutuhkan komputer dengan prosesor yang kuat agar tetap lancar.

Oleh karena itu memilih prosesor adalah bagian terpenting saat membangun komputer baru yang akan digunakan untuk pekerjaan Anda.

Beberapa tips berikut ini akan membantu Anda memilih prosesor yang cocok untuk desain grafis.

1. Jumlah core vs clock Speed

Dari sekian banyak aspek, menentukan jumlah cores, threads, dan clock speed adalah bagian yang paling mudah karena ini merupakan spesifikasi dasar dari prosesor.

Jumlah cores dan threads akan sangat berpengaruh pada saat melakukan pekerjaan seperti video editing, motion graphics, dan 3D rendering, dan pekerjaan lain yang membutuhkan multi cores processing.

Untuk pekerjaan semacam ini, maka semakin banyak jumlah cores dan threads yang ada, akan semakin cepat dan smooth pekerjaan yang dilakukan.

Di samping itu, kecepatan prosesor atau clock speed juga menjadi faktor yang harus Anda tentukan dengan tepat. Karena beberapa software desain lebih membutuhkan clock speed dibandingkan jumlah core yang banyak.

Software seperti Adobe Photoshop contohnya, akan berjalan lebih smooth pada komputer dengan clock speed yang tinggi dibandingkan jumlah core yang lebih banyak. Untuk pekerjaan yang seperti ini maka komputer dengan 6 core 3,9GHz akan lebih cepat dibandingkan 8 core 3,5GHz.

2. Pilih prosesor yang mampu menjalankan semua software yang akan Anda gunakan

Setiap software yang digunakan untuk desain grafis juga biasanya membutuhkan spesifikasi cores, threads, dan clock speed minimum agar bisa berjalan dengan lancar, jadi pastikan prosesor pilihan Anda memenuhi kriteria minimum tersebut.

Coba lihat bebrapa contoh software desain berikut ini:

  • Adobe Photoshop: Intel or AMD processor with 64-bit support; 2 GHz or faster processor
  • Adobe Illustrator: Multicore Intel processor (with 64-bit support) or AMD Athlon 64 processor
  • Adobe Indesign: Intel Pentium 4 or AMD Athlon 64 processor
  • Adobe XD: PC CPU: 2GHz, Mac: 1.4GHz
  • Adobe After Effects: Multicore Intel processor with 64-bit support
  • Adobe Premiere: Intel 7thGen or newer CPU – or AMD equivalent
  • Maya: 64-bit Intel or AMD multi-core processor.
  • Cinema 4D: 64-bit on Intel or AMD 64-bit CPU with SSE3 support
  • ZBrush: Core2duo or AMD equivalent with SSE2 technology or better
  • Keyshot: Intel or AMD 64 bit processor with SSE4.1 or higher
  • CorelDRAW: Intel Core i3/5/7 or AMD Athlon 64

3. Pilih Intel atau AMD untuk desain grafis?

Apakah AMD bagus untuk desain grafis? atau Intel yang lebih bagus? mana yang harus dipilih?

Bila ditanya mana yang lebih bagus antara AMD dan Intel, maka jawabannya tergantung dari aspek apa yang dijadikan untuk pembanding. Kedua prosesor ini baik AMD maupun Intel sama-sama prosesor yang bagus.

Prosesor Intel memiliki single-core performance yang lebih bagus, sementara prosesor AMD lebih baik dalam melakukan multi-core threaded processing. Namun hal ini juga sangat bergantung dari model mana yang Anda bandingkan.

Apabila Anda bertanya mana yang lebih bagus untuk desain grafis, apakah prosesor Intel atau AMD, maka jawabannya sangat bergantung dari pekerjaan yang Anda lakukan dan software yang akan digunakan nantinya.

Pada kebanyakan software desain grafis seperti Photoshop dan Ilustrator, prosesor dengan core clock speed yang tinggi akan memberikan performa yang lebih baik dibandingkan prosesor dengan banyak core tapi memiliki clock speed yang lebih rendah.

Jadi lebih bagus jika memilih prosesor dengan core speed yang tinggi. Dalam hal ini, Intel memiliki single-core clock speed yang lebih tinggi daripada AMD, jadi memilih prosesor Intel akan lebih direkomendasikan.

Apabila Anda melakukan pekerjaan seperti mengedit video, desain 3D, motion graphic, dan rendering maka prosesor dengan jumlah core dan thread yang lebih banyak akan memberikan performa terbaik. Dalam hal ini memilih prosesor AMD adalah pilihan yang tepat.

Faktor lainnya yang mungkin jadi pertimbangan yang cukup signifikan adalah urusan budget. Prosesor AMD memiliki harga yang lebih murah dibandingkan Intel, bahkan dengan spesifikasi yang sama atau bahkan lebih tinggi. Jadi untuk Anda dengan budget terbatas memilih prosesor AMD mungkin menjadi opsi yang lebih disukai.

Leave a Comment