Kabel UTP: Pengertian, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya

Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) merupakan salah satu kategori kabel yang sering digunakan untuk menghubungkan perangkat dalam sebuah jaringan dan melakukan transmisi data.

Pada artikel ini kita akan membahas apa itu kabel UTP, fungsi dan kegunaannya, serta kelebihan dan kekurangan kabel UTP.

Pengertian Kabel UTP dan Fungsinya

Kabel UTP adalah salah satu jenis kabel twisted pair yang memiliki empat pasang serat tembaga berpilin, ditambah dengan isolasi yang dilapisi dengan plastik. Kabel UTP sering digunakan untuk menghubungkan dua peralatan dengan menggunakan konektor RJ45. Kabel UTP ini memiliki kemampuan untuk mengantarkan data digital.

konektor rj45
Konektor RJ45

Untuk masing-masing pasangan kawat (pair) terdiri dari 2 buah kawat yang dililit saling bertaut (twisted). Setiap pasangan kawat (pair) memiliki jarak tautan/rotasi yang berbeda-beda. Dengan adanya jarak tautan ini maka disebut dengan “twisted pair”. Selain itu jarak tautan juga mempunyai fungsi untuk mengurangi gangguan (noise) yang disebabkan oleh arus listrik yang berada di dekatnya.

Fungsi kabel UTP adalah sebagai penghantar data digital, seperti transfer data dan audio-video. Keuntungan utama yang didapatkan dari pemasangan kabel UTP yaitu tidak terpengaruh oleh gangguan elektromagnetik dan tidak terpengaruh oleh radiasi elektromagnetik.

Tidak seperti kategori kabel lainnya, kabel UTP tidak memiliki lapisan penahan interferensi elektromagnetik yang disebut sebagai shielding. Karena tidak memiliki lapisan shielding yang berfungsi sebagai pembatas sinyal dan noise, maka secara otomatis semua perangkat jaringan yang terhubung menggunakan kabel UTP hanya bisa digunakan pada jarak tempuh maksimal 100 meter saja.

Kegunaan kabel UTP pada jaringan komputer

Kabel UTP merupakan kabel komputer yang berguna untuk menghubungkan antara satu peralatan dengan peralatan lainnya dalam sebuah jaringan lokal. Kabel UTP ini biasanya berwarna merah, hitam, kuning dan hijau dan merupakan kabel standar dalam jaringan komputer.

Berikut adalah kegunaan dari kabel UTP pada jaringan komputer:

  1. Kabel utp digunakan sebagai penghantar data
  2. Kabel utp tidak memiliki isolator di dalamnya, sehingga tidak akan memberikan gangguan pada aliran listrik
  3. Dapat digunakan untuk menghubungkan perangkat ke internet atau jaringan LAN
  4. Dapat mengirimkan sinyal listrik melalui 8 titik penyambungan

Jenis-jenis kabel UTP

Jenis kabel UTP yang saat ini paling banyak beredar di pasaran dibagi menjadi 5 kategori, yaitu:

  1. Kategori 3 (CAT3): Kabel ini memiliki kecepatan transmisi data hingga 16MHz. Kabel ini dapat digunakan untuk 10Base-T dan 100Base-T4. Kabel UTP Cat3 biasa digunakan untuk sambungan telepon dengan kecepatan transmisi 10 Mbps dengan jarak maksimum 100 meter.
  2. Kategori 4 (CAT4): Kabel ini memiliki kecepatan transmisi data hingga 20MHz dan dapat digunakan untuk aplikasi Token Ring.
  3. Kategori 5 (CAT5): Digunakan dalam LAN berbasis Ethernet, CAT5 berisi dua pasangan bengkok. Ini mendukung 100 Mbps dengan jarak optimal 100 meter.
  4. Kategori 5 enhanced (CAT5e): Kabel CAT5e paling banyak diguankan dalam LAN berbasis Ethernet, CAT5e berisi empat pasangan bengkok, dengan kecepatan mencapai 1000 Mbps (1 Gbps) dengan jarak optimal 100 meter.
  5. Kategori 6 (CAT6): Kabel jenis ini biasanya digunakan dalam LAN berbasis Ethernet dan jaringan pusat data, CAT6 berisi empat pasangan yang terbelit rapat (four twisted pair). Kabel UPT pada kategori 6 ini mendukung transmisi data 1 Gbps hingga 100 meter dan 10 Gbps hingga 50 meter.
jenis jenis kabel UTP

Untuk meningkatkan kecepatan transmisi diperlukan kabel category 5 (berkecepatan transmisi 100 Mbps) atau kategori 6 (berkecepatan transmisi 1000 Mbps).

Kelebihan kabel UTP

  1. Ringan, mudah dibawa dan dipasang
  2. Memiliki kekuatan sambungan yang kuat dan baik
  3. Tahan terhadap tekanan dan tarikan
  4. Mudah diatur dengan menggunakan patch panel ataupun wiring closet
  5. Tidak memerlukan perawatan yang terlalu intensif
  6. Jenis kabel ini lebih mudah dibentuk sehingga membuat instalasi cabling jaringan lebih cepat dan murah.
  7. Memungkinkan untuk menghubungkan perangkat yang berbeda ke jenis port apa pun (kecuali port fiber optic)
  8. Kabel UTP tidak mudah terpengaruh oleh medan magnet, sehingga sangat cocok untuk pemasangan di lingkungan yang memiliki medan magnetisme yang tinggi.
  9. Karena kabel UTP berada di jaringan yang terhubung secara paralel, maka akan mengurangi hambatan pemakaian bandwidth sampai dengan 20% dari total bandwidth yang tersedia.
  10. Memiliki kemampuan yang lebih besar untuk menangani jumlah data yang besar karena kabel UTP memiliki 8 (delapan) buah kawat pengkabelan padanya sedangkan tipe lain hanya 4 (empat) buah saja.
  11. Bentuknya lebih praktis, tidak gampang patah, tidak gampang terkena air, jarang sekali terjadi bunyi-bunyian di area sambungan ataupun terminalnya

Kabel UTP memiliki karakteristik ringan dan mudah dalam perawatan. Hal ini karena kabel ini terbuat dari material yang ringan dan elemen-elemen yang relatif sederhana, seperti rakitan modul, rakitan tiang dan konektor pada ujungnya.

Kabel ini umumnya digunakan untuk menghubungkan antara beberapa perangkat seperti komputer, printer, switch dan lain-lain. Selain itu juga bisa digunakan untuk menghubungkan ke perangkat jaringan lain dengan jarak sangat dekat.

Bagi perusahaan, penggunaan kabel UTP akan memberikan beberapa keuntungan yaitu:

Kelebihan pertama, kabel UTP dapat memberikan perusahaan dengan jaminan keamanan yang sangat baik dan juga akses yang aman ke komputer mereka. Kabel UTP ini dirancang secara khusus untuk menghindari jenis gangguan yang sering terjadi pada sistem jaringan lainnya.

Kelebihan kedua, kabel UTP memungkinkan perusahaan untuk menghabiskan lebih sedikit uang untuk memperbaiki dan mengupgrade sistem mereka dibandingkan dengan sistem wireless.

Kelebihan ketiga, Kabel UTP dapat memberikan perusahaan dengan penghematan besar pada biaya infrastruktur. Dengan menggunakannya, perusahaan dapat menghemat anggaran untuk infrastruktur.

Kekurangan kabel UTP

  1. Kabel UTP tidak direkomendasikan untuk transmisi data dengan jarak yang jauh, lebih dari 100 meter. Selain itu, kabel UTP akan mengalami penurunan daya dari setiap penambahan 100 meternya.
  2. Kabel UTP tidak direkomendasikan untuk transmisi data dengan cara paralel, hanya direkomendasikan untuk transmisi data pada jalur selubung tunggal.
  3. Kabel UTP tidak tahan terhadap radiasi elektromagnetik (EMI/RFI).
  4. Kabel UTP bersifat satu arah data yang artinya untuk menerima dan mengirimkan data harus menggunakan media kabel UTP yang berbeda.
  5. Kabel UTP tidak tahan terhadap cuaca yang ekstrim, seperti panas dan lembab.

Penggunaan kabel UTP pada jaringan lokal (LAN)

Kebutuhan akan komunikasi data yang lebih cepat dan biaya yang lebih efisien telah menjadikan konsep arsitektur jaringan Local Area Network (LAN) sebagai pilihan utama untuk menghubungkan antar komputer dalam sebuah jaringan. Dalam jaringan LAN, penggunaan kabel UTP adalah salah satu pilihan utama yang sering digunakan dalam membangun jaringan lokal.

Kabel UTP dalam sebuah jaringan lokal berfungsi untuk mengubungkan antar perangkat agar dapat berkomunikasi atau saling terhubung. Pada umumnya sebuah jaringan lokal menggunakan kabel UTP untuk menghubungkan komputer ke hub, switch, ataupun router yang merupakan pusat pengaturan dari jaringan tersebut.

Karena dalam sebuah jaringan lokal tidak melibatkan jarak yang sangat jauh, maka kabel UTP dengan beberapa standar kecepatannya telah memadai untuk mendukung transfer data dan informasi.

Leave a Comment