7 Cara Ampuh Mengatasi Laptop Panas Berlebihan (Overheat)

Setiap laptop sudah dilengkapi dengan sistem pendinginan untuk mencegah panas berlebih. Saat melakukan pekerjaan yang memacu kerja CPU dan GPU seperti bermain game, bekerja dengan dokumen excel yang panjang, atau rendering video Anda pasti akan mendengar suara putaran kipas yang semakin kencang. Ini adalah salah satu mekanisme penurunan suhu yang dilakukan secara otomatis oleh laptop.

Pada kondisi sistem pendinginan yang berjalan dengan baik, maka overheat seharusnya tidak terjadi. Anda mungkin akan merasakan panas pada bagian bawah laptop ketika sudah digunakan dalam waktu lama, semakin berat pekerjaannya maka panasnya akan semakin tinggi.

Namun panas pada laptop ini tidak selalu diartikan sebagai overheat. Selama sistem pendinginan masih mampu melakukan sirkulasi yang baik dan panas komponen tidak melebihi batas toleransi, maka laptop Anda akan baik-baik saja.

Jadi, apa sebenarnya overheat itu?

Overheat adalah kondisi saat suhu pada komponen laptop melebihi ambang batas toleransi yang dimiliki oleh komponen tersebut. CPU yang mengalami overheating artinya suhu pada CPU sudah melebihi batas maksimal toleransinya.

Hardware pada komputer modern sudah didesain dengan mekanisme pencegahan kerusakan akibat overheat. Saat overheat terjadi pada laptop misalnya, maka sistem akan otomatis shutdown tanpa peringatan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada komponen di dalamnya.

Apa tanda-tanda laptop mengalami overheat?

Tanda-tanda laptop mengalami overheat yang paling mudah diamati secara langsung adalah putaran kencang pada kipas prosesor dan GPU, serta suhu yang terasa sangat panas pada bagian luar casing laptop.

Suara kipas yang berisik dan berputar kencang secara terus menerus merupakan salah satu tanda laptop sedang berusaha keras menurunkan suhu yang terlalu tinggi pada CPU dan GPU.

Pada bagian luar laptop, terutama pada bagian bawah Anda juga akan merasakan panas yang lebih tinggi dari biasanya. Untuk mengetahui berapa derajat suhu pada komponen laptop dengan akurat, maka Anda bisa memantaunya menggunakan aplikasi monitoring suhu.

Lihat caranya di sini:

Cara melihat suhu CPU, GPU, dan Motherboard Laptop

Selain tanda-tanda fisik, dari segi sistem juga Anda akan merasakan efeknya. Kinerja laptop akan terasa lebih lambat (lag) dari biasanya. Bahkan pada kondisi yang parah bisa menyebabkan freezing, not responding, hingga blue screen.

Apa saja yang menyebabkan laptop overheat?

Penyebab utama laptop mengalami overheat adalah mekanisme pendinginan yang tidak berjalan dengan baik.

Kipas prosesor yang sudah penuh dengan debu atau pasta thermal yang kering adalah penyebab paling umum yang dialami banyak orang.

Selain itu, program yang memaksa kerja prosesor secara terus menerus seperti virus dan malware juga bisa menjadi penyebab terjadinya overheat pada laptop.

Cara mengatasi overheat atau panas berlebihan pada laptop

1. Lakukan perawatan pada sistem pendinginan laptop

membersihkan debu pada komponen bagian dalam laptop

Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi panas yang berlebihan pada laptop adalah melakukan perawatan dan pembersihan pada sistem pendinginan laptop.

Coba Anda ingat-ingat, sejak pertama kali membeli laptop sudah berapa kali Anda membersihkan debu-debu pada bagian dalam laptop? Jika belum pernah sama sekali dan usia pemakaian laptop sudah bertahun-tahun maka bisa dipastikan di dalamnya akan banyak sekali debu.

Debu inilah yang menjadi salah satu penyebab sirkulasi udara dari dan ke dalam laptop menjadi tidak lancar. Akibatnya mekanisme penurunan suhu juga akan terganggu.

Untuk mengatasinya Anda bisa membuka casing laptop kemudian bersihkan debu-debu yang ada pada kipas GPU, CPU, dan Mainboard.

Gunakan blower dan vacuum cleaner khusus laptop untuk membersihkan bagian-bagian yang sulit dijangkau. Selanjutnya Anda juga perlu mengganti pasta thermal dengan yang baru.

mengganti pasta thermal untuk mendinginkan prosesor

Pasta thermal ini fungsinya sangat vital sekali untuk mendinginkan prosesor. Pasta thermal yang kering akan membuat aliran panas dari prosesor ke heatsink menjadi tidak lancar. Akibatnya prosesor akan cepat panas.

2. Beri jeda istirahat saat menggunakan program berat

Semakin lama laptop digunakan untuk melakukan pekerjaan yang berat seperti mengedit dan rendering video atau bermain game, maka suhunya akan terus bertambah panas. Jika ini tidak diimbangi dengan mekanisme pendinginan yang baik maka overheat bisa saja terjadi.

Untuk mengatasinya Anda bisa mengatur jeda istirahat agar laptop memiliki waktu untuk menurunkan suhu. Hentikan aktivitas berat selama beberapa menit hingga putaran kipas kembali normal dan suhu laptop menurun, setelah itu baru Anda lanjutkan lagi pekerjaan.

menurunkan suhu laptop

Untuk mengurangi beban kerja laptop, Anda bisa juga mematikan fitur-fitur yang tidak perlu. Hal ini akan mempercepat performa laptop secara signifikan dan mengurangi kemungkinan terjadinya panas berlebihan.

Lihat tipsnya di sini:

Cara mempercepat laptop paling ampuh

3. Ganti harddisk mekanik dengan SSD

upgrade harddisk menjadi ssd

Masalah suhu pada laptop yang semakin lama digunakan menjadi semakin panas biasanya lebih sering dialami bagi pengguna laptop yang masih memakai harddisk mekanik.

Semakin lama digunakan maka harddisk mekanik akan semakin panas, karena pada dasarnya harddisk mekanik berisi piringan yang terus berputar. Berbeda dengan SSD yang tidak menghasilkan suhu sepanas harddisk mekanik.

Jika punya budget, Anda bisa mengganti harddisk mekanik pada laptop dengan SSD. Saat ini sudah banyak SSD yang dijual dengan harga cukup terjangkau. Coba saja Anda lakukan upgrade dan rasakan sendiri perbedaannya.

4. Bersihkan virus dan malware

Cara mengatasi laptop cepat panas yang selanjutnya adalah dengan membersihkan virus dan malware. Virus bisa membuat laptop bekerja terus menerus tanpa henti, menguras memori dan cpu, akibatnya suhu laptop pun akan terus meningkat.

Apabila Anda menemukan program yang berjalan memakai resource memori dan cpu tidak sewajarnya, maka bisa dicurigai program tersebut mengandung virus atau malware.

virus dan malware penyebab panas laptop overheat

Untuk memastikan laptop bersih dari malware pastikan Anda tidak menginstall sembarang aplikasi dari sumber yang tidak jelas, seperti aplikasi crack, keygen, dan jenis program-program bajakan lainnya.

Biasanya para pembuat aplikasi semacam itu tidak benar-benar memberikannya secara cuma-cuma, mereka aka mengambil keuntungan dengan menyisipkan program-program seperti adware dan malware yang akan menguras kinerja laptop Anda.

Lakukan scan secara menyeluruh pada sistem dengan menggunakan salah satu antivirus terbaik ini.

5 Rekomendasi Antivirus Terbaik Tahun 2020

Bagi pengguna Windows 10, pastikan Anda sudah mengaktifkan antivirus bawaan dan memastikan sistem selalu update.

Uninstall aplikasi-aplikasi yang mencurigakan, terutama yang memakan banyak resource cpu dan memori dan saat dijalankan langsung membuat kipas berputar kencang, program semacam inilah yang sering menjadi penyebab overheat.

Lihat cara menghapus program sampai bersih ke akar-akarnya di sini:

Cara uninstall program sampai bersih

5. Letakkan laptop pada permukaan datar saat digunakan

Panas berlebihan pada laptop terjadi karena suhu dari bagian dalam laptop tidak bisa dialirkan keluar, dan udara dingin dari luar tidak bisa bersikulasi dengan baik ke dalam.

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pengguna laptop adalah meletakkan laptop pada permukaan yang tidak datar atau tidak keras, seperti misalnya memakai laptop di atas kasur.

mengatasi overheat panas berlebihan pada laptop

Saat diletakkan di atas kasur, maka jalan keluar udara dari dalam akan terhalang. Akibatnya panas tidak bisa keluar. Apabila hal ini berlangsung terus menerus maka laptop akan mengalami overheat.

Pastikan Anda menggunakan laptop pada permukaan yang datar dan keras seperti meja dan lantai. Apabila ingin menggunakannya di atas kasur, beri alas yang kaku dan datar untuk memastikan jalan keluar udara dari dalam laptop tidak terhalang oleh kain kasur.

6. Gunakan laptop pada ruangan dengan sirkulasi udara yang lancar

Selanjutnya Anda juga perlu memperhatikan sirkulasi udara ruangan tempat Anda bekerja. Orang Indonesia banyak yang menggunakan rumah dengan atap seng, apabila matahari sedang terik maka suhu udara di dalam rumah bisa menjadi sangat panas.

suhu ruangan yang panas bisa menyebabkan laptop overheat

Bekerja menggunakan laptop pada ruangan dengan suhu panas seperti itu juga akan berpengaruh pada peningkatan suhu yang lebih cepat. Apabila Anda menggunakan laptop di dalam kamar misalnya, pastikan sirkulasi udara kamar Anda lancar. Bila perlu buka jendela lebar-lebar, tujuannya agar terjadi sirkulasi udara dingin dan udara panas dalam ruangan dan juga pada laptop.

Beda ceritanya jika kamar Anda sudah menggunakan AC, suhu udara kamar yang sudah didinginkan oleh AC akan menjadi penurun suhu yang cukup efektif untuk laptop yang panas.

7. Gunakan cooling pad

cooling pad aluminium untuk mendinginkan laptop

Cooling pada adalah solusi murah meriah yang bisa Anda pakai untuk mengatasi laptop yang cepat panas. Bila perlu beli Cooling Pad dengan bahan aluminium yang punya kemampuan menyalurkan panas dengan cepat.

Kipas pada cooling pada akan meniupkan udara dingin pada laptop, dan panas dari laptop akan dialirkan ke permukaan aluminium pada cooling pad. Dengan mekanisme semacam ini maka akan sangat membantu menurunkan suhu laptop yang panas, minimal bisa mencegah agar tidak terjadi overheat.

Kesimpulan

  1. Overheat terjadi ketika suhu pada komponen laptop melebihi batas toleransi yang dimiliki komponen tersebut.
  2. Ciri-ciri laptop mengalami overheat adalah suara putaran kipas yang kencang terus menerus, permukaan bawah laptop terasa sangat panas, dan kinerja laptop menjadi lambat
  3. Overheat bisa menyebabkan laptop menjadi lag, freeze, dan blue screen (BSOD). Jika berlangsung terus menerus maka overheat juga bisa menyebabkan kerusakan secara fisik pada hardware.
  4. Cara mengatasi laptop overheat adalah dengan melakukan perawatan pada sistem pendinginan laptop, tidak menggunakannya tempat yang menghalangi sirkulasi udara, membersihkan program yang menguras kinerja laptop, dan menggunakan aksesoris pendingin seperti cool pad.
  5. Mengganti harddisk mekanik dengan SSD akan memberikan dampak yang cukup signifikan baik dari segi performa maupun kestabilan suhu pada laptop.

Demikian tips-tips yang bisa kami berikan, semoga ada manfaatnya.

Leave a Comment